Suatu hari Luqman Hakim ditanya oleh seseorang, "Maukah engkau diangkat oleh Allah SSWT menjadi khaIifah?"Ahli hikmah itu menjawab, "Bila Tuhan menyuruhku memilih, aku lebili suka kebebasan daripada menerima cobaan. Namun kalau Tuhaa menetapkan atas diriku, aku pun mendengar dan patuh, kalau Allah SWTmelakukan ituterhadap diriku".
Ketika ditanya lagi mengapa dia berkata begitu, Luqman pun mengemukakan alasannya. "Sesungguhnya, penguasa meski dalam keadaan paling buruk dan kritis sekalipun, ia tetap dikerumuni orang dari berbagai jurusan. Kalau nasibnya baik, rnaka untunglah dia bisa selamat. Namun sebaliknya, kalau dia keliru bertindak, dia tersesat dari jalan ke surga."
Suatu hari dia berkata kepada anaknya, "Hai anakku, lakukanlah enam prinsip yang bisa memberikan kemaslahatan dirimu, baik mengenai agamamu maupun duniamu :
Prinsip pertama, laksanakanlah kepentinganmu hingga selesai, jangan peduli orang lain dan tak usah kamu dengar perkataan dan cemoohan mereka. Sebab bagaimanapun kamu tak akan bisa membuat semua lega. Keridhaan semua orang adalah cita-cita yang tak mungkin terwujud.
Prinsip Kedua, majulah terus kalau engkau yakin program-program yang akan dilakukan itu benar.
Prinsip Ketiga, memilih tim kerja yang terbaik, "Hai anakku, janganlah kamu kirim seorang utusan yang bodoh. Bila tak ada seorang pun yang terbaik, maka jadilah kamu delegasi dari dirimu sendiri". Hal ini sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW, "Jika suatu urusan diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya, tunggulah saat kehancurannya."
Friday, June 14, 2013
Thursday, June 13, 2013
ZAKAT ? YA TETAP ZAKAT !
Di penghujung Ramadhan, kita sibuk mengeioia zakat, terutama zakat fitrah. Tidak sekadar teknis pengelolaan saja yang jadi perhatian, bahkan ide-ide segar tentang perzakatan pun selalu muncul, baik bersifat normatif; inovatif bahkan sampai pada taraf menggugat kemapanan konsep zakat.
Benarkah bahwa zakat sama dengan pajak, membayar pajak diniatkan zakat. Dengan niat itu, dana paiak yang dibayarkan secara ukhrowi tidak sia-sia lagi, ia adalah sodakoh jariah, Dengan konsep pajak sebagai zakat, maka pemerintah menempati posisl administrator (amil) yang wajib kita kontro! setiap tindakannya.
Zakat menurut bahasa berarti kesuburan atau mensucikan. Syara' memakai kata ini dengan dua pengertian, mensucikan sekaligus menumbuh suburkan. Zakat rnenurut ahli fiqh ialah hak tertentu yang diwajibkan oleh Allah Swt terhadap harta kaum muslimin, diperuntukkan bagi mereka yang berhak sebagai tanda syukur atas nikmat-Nya, mendekatkan diri pada Aliah SWT, serta untuk membersihkan diri dan hartanya. • Sedangkan pajak merupakan kewajiban yang ditetapkan atas wajib pSjak, yang harus disetorkan kepada negara sesuai dengan ketentuan tanpa mendapat prestasi kembali dari negara, dan hasilnya untuk membiayai sejumlah pengeluaran umum di satu pihak dan merealisasi sebagian tujuan ekonomi, sosial, politik dan tujuan-tujuan lain negara di pihak lain.
Benarkah bahwa zakat sama dengan pajak, membayar pajak diniatkan zakat. Dengan niat itu, dana paiak yang dibayarkan secara ukhrowi tidak sia-sia lagi, ia adalah sodakoh jariah, Dengan konsep pajak sebagai zakat, maka pemerintah menempati posisl administrator (amil) yang wajib kita kontro! setiap tindakannya.
Zakat menurut bahasa berarti kesuburan atau mensucikan. Syara' memakai kata ini dengan dua pengertian, mensucikan sekaligus menumbuh suburkan. Zakat rnenurut ahli fiqh ialah hak tertentu yang diwajibkan oleh Allah Swt terhadap harta kaum muslimin, diperuntukkan bagi mereka yang berhak sebagai tanda syukur atas nikmat-Nya, mendekatkan diri pada Aliah SWT, serta untuk membersihkan diri dan hartanya. • Sedangkan pajak merupakan kewajiban yang ditetapkan atas wajib pSjak, yang harus disetorkan kepada negara sesuai dengan ketentuan tanpa mendapat prestasi kembali dari negara, dan hasilnya untuk membiayai sejumlah pengeluaran umum di satu pihak dan merealisasi sebagian tujuan ekonomi, sosial, politik dan tujuan-tujuan lain negara di pihak lain.
PENYAKIT MANUSIA
Suatu sore, seorang pria berdiri termenung di depan klinik. Dalam pikirannya masih terngiang ucapan seorang dokter beberapa saat lalu. Sang dokter mengatakan, dalam tubuhnya terdapat bakteri yang bisa berkembang jika tidak diobati. la perlu disembuhkan dalam waktu cukup lama itupun, kata dokter, bila ia rajin minum obat dan bergaya hidup sehat.
la menyesal. Tapi, itu tak berarti. Hingga suatu hari, ia berterau dengan seorang teman dan berkata, Kamu harus berterima kasih pada penyakit. Sebab kamu bisa hidup lebih bermakna lagi. "Kontan saja pemyataan itu ia bantah. Bagaimana mungkin, pikirnya, sebuah penyakit bisa memberi makna lebih bagi dirinya. justru dengan penyakit itu ia peroleh. Tak leluasa bergerak, perlu kontrol ke dokter secara rutin dan membeli obat hingga ratusan ribu rupiah setiap bulannya.
la menyesal. Tapi, itu tak berarti. Hingga suatu hari, ia berterau dengan seorang teman dan berkata, Kamu harus berterima kasih pada penyakit. Sebab kamu bisa hidup lebih bermakna lagi. "Kontan saja pemyataan itu ia bantah. Bagaimana mungkin, pikirnya, sebuah penyakit bisa memberi makna lebih bagi dirinya. justru dengan penyakit itu ia peroleh. Tak leluasa bergerak, perlu kontrol ke dokter secara rutin dan membeli obat hingga ratusan ribu rupiah setiap bulannya.
DHASYAT NYA HARI KIAMAT
Oleh : Ust Muhammad sholeh Lc. M Ag.
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.
(QS, Ali-Imran : 185)
Hendaklah kita meayadari, bahwa kehidupan di dunia ini hanyalah sementara. Kita hanya menumpang lewat. Dunia adalah waktu dan tempat beramal. Janganlah terpe sona oleh kehidupan dunia, sehingga mernbuatkita lalai dari hakikatnya serta melalaikan kewajiban kepada Allah SWT. yang tnenciptakan kita. Betapa banyak peringatan dari Allah SWT dan Rasul-Nya tentang hinanya kehidupan dunia.
Ingatlah, kematian pasti menjemput kita. Ingatlah peristiwa yang akan menyusulnya, saat semua manusia dikumpulkan pada satu tempat. Hendaklah kita menyadari, bagaimana keadaan kita saat ajal menjemput, saat harus meninggalkan kediaman kita, harus berpisah dengankeluarga, dan akan mcnyenditi di kubur yang sempit, hanya amal yang menjadi teman. Sudahkah kita menyiapkan amal yang . menemani kita? Ingatlah, saat kita harus berangkat meniiju akhirat yang terpampang di depan mata, sementara dunia melambaikan tangan di belakang kita.
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.
(QS, Ali-Imran : 185)
Hendaklah kita meayadari, bahwa kehidupan di dunia ini hanyalah sementara. Kita hanya menumpang lewat. Dunia adalah waktu dan tempat beramal. Janganlah terpe sona oleh kehidupan dunia, sehingga mernbuatkita lalai dari hakikatnya serta melalaikan kewajiban kepada Allah SWT. yang tnenciptakan kita. Betapa banyak peringatan dari Allah SWT dan Rasul-Nya tentang hinanya kehidupan dunia.
Ingatlah, kematian pasti menjemput kita. Ingatlah peristiwa yang akan menyusulnya, saat semua manusia dikumpulkan pada satu tempat. Hendaklah kita menyadari, bagaimana keadaan kita saat ajal menjemput, saat harus meninggalkan kediaman kita, harus berpisah dengankeluarga, dan akan mcnyenditi di kubur yang sempit, hanya amal yang menjadi teman. Sudahkah kita menyiapkan amal yang . menemani kita? Ingatlah, saat kita harus berangkat meniiju akhirat yang terpampang di depan mata, sementara dunia melambaikan tangan di belakang kita.
Saturday, April 27, 2013
BERWUDHU
Shalat adalah rukun islam yang kedua. Untuk melakukan Shalat harus suci dari hadast kecil maupun besar. Sedangkan untuk hadast kecil bisa dengan berwudhu
Berwudhu
• Yang praktis dan mencukupi
• Yang sebaik-baiknya
• Hikmah-hikmahnya
Cara atau jalan untuk membina mental dan rohani sungguh banyak sekali. Jalan yang pasti ialah mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mengekalkannya yang disebut sebagai ibadah. Salah satu mata rantai ibadah itu adalah Wudhu'.
Kegunaan Air Wudhu
• Untuk segala macam solat hukumnya wajib.
• Untuk Thawaf di Ka'bah, thawaf apa saja, hukumnya wajib.
• Sewaktu hendak membaca Al-Qur'an hukumnya sunnat
• Sewaktu hendak tidur atau lain-lain perbuatan yang baik, hukumnya sunnat
Alat Yang Dipakai :
Alat yang dipakai ialah air. Meskipun demikian, air yang digunakan untuk berwudhu' adalah air yang suci lagi menyucikan (pengertiannya?), Yaitu: Air hujan, Air Sumur, Air Sungai, Air Laut, Air dari mata Air, Air Telaga, Air Danau, Air Ais, Air Ledeng. Ingat Air suci minimal 2 qullah sekitar 216 liter (air berhenti/ dikamar mandi dll) atau air yang terus mengalir.
Berwudhu
• Yang praktis dan mencukupi
• Yang sebaik-baiknya
• Hikmah-hikmahnya
Cara atau jalan untuk membina mental dan rohani sungguh banyak sekali. Jalan yang pasti ialah mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mengekalkannya yang disebut sebagai ibadah. Salah satu mata rantai ibadah itu adalah Wudhu'.
Kegunaan Air Wudhu
• Untuk segala macam solat hukumnya wajib.
• Untuk Thawaf di Ka'bah, thawaf apa saja, hukumnya wajib.
• Sewaktu hendak membaca Al-Qur'an hukumnya sunnat
• Sewaktu hendak tidur atau lain-lain perbuatan yang baik, hukumnya sunnat
Alat Yang Dipakai :
Alat yang dipakai ialah air. Meskipun demikian, air yang digunakan untuk berwudhu' adalah air yang suci lagi menyucikan (pengertiannya?), Yaitu: Air hujan, Air Sumur, Air Sungai, Air Laut, Air dari mata Air, Air Telaga, Air Danau, Air Ais, Air Ledeng. Ingat Air suci minimal 2 qullah sekitar 216 liter (air berhenti/ dikamar mandi dll) atau air yang terus mengalir.
Wednesday, April 10, 2013
Uwais al-Qarni, tidak terkenal di bumi tapi sangat terkenal di Langit
Ini adalah sebuah cerita tentang seorang pemuda yang hidup dijaman Nabi Muhammad SAW bernama Uwais Al-Qarni, dia tak dikenal di bumi.... tapi sangat terkenal dilangit. Siapakah beliau ? Berikut ceritanya :
Pada zaman Nabi Muhammad S.A.W, ada seorang pemuda bermata biru, rambutnya merah, pundaknya lapang panjang, berpenampilan cukup tampan. Kulitnya kemerah-merahan. Dagunya menempel di dada kerana selalu melihat pada tempat sujudnya. Tangan kanannya menumpang pada tangan kirinya.
Ahli membaca al-Quran dan selalu menangis, pakaiannya hanya dua helai dan sudah kusut yang satu untuk penutup badan dan yang satunya digunakannya sebagai selendang. Tiada orang yang menghiraukan, tidak terkenal dalam kalangan manusia,namun sangat terkenal di antara penduduk langit. Tatkala datangnya hari Kiamat, dan tatkala semua ahli ibadah diseru untuk memasuki Syurga, dia justeru dipanggil agar berhenti dahulu seketika dan disuruh memberi syafa'atnya.
Ternyata Allah memberi izin padanya untuk memberi syafa'at bagi sejumlah bilangan qabilah Robi'ah dan qabilah Mudhor, semua dimasukkan ke Syurga dan tiada seorang pun ketinggalan dengan izin-Nya. Dia adalah 'Uwais al-Qarni'. Tidak banyak yang mengenalnya, apatah lagi mengambil tahu akan hidupnya. Banyak suara-suara yang mentertawakan dirinya, mengolok-olok dan mempermainkan hatinya.
Pada zaman Nabi Muhammad S.A.W, ada seorang pemuda bermata biru, rambutnya merah, pundaknya lapang panjang, berpenampilan cukup tampan. Kulitnya kemerah-merahan. Dagunya menempel di dada kerana selalu melihat pada tempat sujudnya. Tangan kanannya menumpang pada tangan kirinya.
Ahli membaca al-Quran dan selalu menangis, pakaiannya hanya dua helai dan sudah kusut yang satu untuk penutup badan dan yang satunya digunakannya sebagai selendang. Tiada orang yang menghiraukan, tidak terkenal dalam kalangan manusia,namun sangat terkenal di antara penduduk langit. Tatkala datangnya hari Kiamat, dan tatkala semua ahli ibadah diseru untuk memasuki Syurga, dia justeru dipanggil agar berhenti dahulu seketika dan disuruh memberi syafa'atnya.
Ternyata Allah memberi izin padanya untuk memberi syafa'at bagi sejumlah bilangan qabilah Robi'ah dan qabilah Mudhor, semua dimasukkan ke Syurga dan tiada seorang pun ketinggalan dengan izin-Nya. Dia adalah 'Uwais al-Qarni'. Tidak banyak yang mengenalnya, apatah lagi mengambil tahu akan hidupnya. Banyak suara-suara yang mentertawakan dirinya, mengolok-olok dan mempermainkan hatinya.
Monday, April 8, 2013
NikmatnyaSelalu Ingat ALLAH
Mungkin tidak semua orang dapat menikmati ketika ingat akan ALLAH SWT. Benar.... sulit sekali merasakan senang ketika menjalankan ibadah ... maupun kegiatan sehari-hari. Ketika kita ingat ALLAH malah yang terjadi kelihatannya kok seperti dibatasi... yaitulah... ketika Iman kepada Allah meningkat maka secara otomatis apa yang disukai ALLAH akan kita suaki dan lakukan... yang tidak disukai ya langsung kita benci pula.
Hal inilah yang terjadi pada Nabi akhir jaman... Rasululloh .. Muhammad SAW. Beliau begitu menikmati ketika menghadap sang kholik... nah bagaimana dengan kita... para hamba yang mungkin bila dibanding Nabi Muhammad beda dan jauh sekali... tapi apa salahnya sih kita juga mencoba dan berlatih mendekatkan diri pada Allah dengan meniru cara-cara nabi Muhammad.. kan sudah jelas Nabi Muhammad merupakan nabi kesayangan Allah... dan Nabi Muhammad sangat cinta Umatnya... apakah kita termasuk umatnya..?!
Berlatih beribadah seperti nabi Muhammad.. mengidolakan beliau akan menjadikan kita semakin dekat ALLAH SWT... bagaimana teman-teman..?!
Hal inilah yang terjadi pada Nabi akhir jaman... Rasululloh .. Muhammad SAW. Beliau begitu menikmati ketika menghadap sang kholik... nah bagaimana dengan kita... para hamba yang mungkin bila dibanding Nabi Muhammad beda dan jauh sekali... tapi apa salahnya sih kita juga mencoba dan berlatih mendekatkan diri pada Allah dengan meniru cara-cara nabi Muhammad.. kan sudah jelas Nabi Muhammad merupakan nabi kesayangan Allah... dan Nabi Muhammad sangat cinta Umatnya... apakah kita termasuk umatnya..?!
Berlatih beribadah seperti nabi Muhammad.. mengidolakan beliau akan menjadikan kita semakin dekat ALLAH SWT... bagaimana teman-teman..?!
Subscribe to:
Posts (Atom)